Senin, 05 Februari 2018

Senin, 29 Januari 2018

PEMUDA HIJRAH

Ustad GAPLEH (GAul taPi shoLEH) 
Sekilas tentang Ustad Evie Effendi yaitu seorang penceramah Bandung. Beliau sekilas tak tampak seperti ustadz, gayanya nyentrik, penampilan memakai kupluk, dan gaya bicaranya gaul, nyunda. Dengan gaya tersebut ia mudah diterima oleh kalangan remaja dan pemuda. Seperti pengakuannya dalam salah satu tausiahya, sebelum terjun ke dunia dakwah, Ustadz Evie Effendi menjelaskan bahwa awal awalnya, ia merasakan resah, gelisah, gundah gulana yang tak terjawab. Lalu dengan ijin Allah, ia diberikan secercah kesadaran bahwa ketenangan dalam hidup bukan dari materi.
Untuk menambah ilmu agama, ia pernah pesantren namun tidak lama, sehingga tidak pernah tamat. Hal tersebut dikarenakan kebutuhan akan pekerjaan.
Ust. Evie pernah bekerja selama 15 tahun di sebuah pabrik Riset and Development (R&D), Maching Colour, warna denim.
Ustadz Evie memulai dakwahnya di jalan atau Dakwah On The Street. Setelah beliau berhijrah dari pekerjaan yang telah dijalaninya selama 12 tahun, yakni meracik 105 warna diracik menjadi celana jeans dengan label merk merek terkenal.
Ustadz Evie Effendi, Berdakwah secara asik, unik, dan pantun yang memikat hati. “Jangan lupa bahagia” itulah kata yang selalu Ustadz Evie Effendi sampaikan dalam setiap ceramahnya.
Pria kelahiran Bandung 19 Januari 1976 ini rutin mengisi acara di Mutiara Pagi Hits Radio 103.9 FM Bandung, menjadi pembicara di Damai Indonesiaku TV One, menjadi host di Risalah hati Net TV biro Jabar, serta pernah mengisi acara Islam Itu Indah Trans TV. Dan sekarang Ustad Evie pun pernah mengkaji di daerah Tasik-Ciamis di kota ku sendiri.
Salah satu pesan Ustadz Evie Effendi yang seperti pantun:
Dakwah itu mengajak, bukan mengejek
Dakwah itu merangkul, bukan memukul
Dakwah itu mengilhami, bukan menghakimi
Dakwah itu memberi solusi, bukan ber’aksi, apalagi berselfie
Dakwah itu beraksi, bukan berdiam diri



Sekarang Ustad Evie Effendi sedang naik daun, tidak hanya berdakwah keliling dari masjid ke masjid, bahkan lewat program berdakwah On The Street, dia mendekati kalangan anak muda yang tergabung dalam geng motor, seperti Brigez, GBR, Moonraker dan XTC.
Read More

Selasa, 14 November 2017

Aneka Minuman Khas Sunda

Selain makanan, suku Sunda juga memiliki kekayaan dengan beragam minuman khas Sunda yang begitu menantang untuk dinikmati. Beragam minuman asal suku Sunda ini pun banyak digemari oleh masyarakat non suku Sunda. Hal ini tak terlepas dari rasa yang menarik serta letak dominasi suku Sunda yang dekat dengan pusat pemerintahan dan ekonomi Indonesia. Berikut ini beberapa jenis minuman khas suku Sunda yang sudah begitu dikenal masyarakat Indonesia secara luas:
1. Bajigur

Resep Membuat Wedang Bajigur Nikmat dan Hangat
Siapa yang tak kenal bajigur? Minuman yang dibuat masyarakat Sunda ini sudah begitu dikenal masyarakat luas. Bajigur sendiri pada dasarnya adalah minuman yang terbuat dari santan dan campuran gula aren. Biasanya, minuman ini juga disajikan bersama dengan sedikit jahe, vanili, serta garam untuk menambah cita rasanya. Para penjual bajigur, umumnya berkeliling menjajakan minuman ini dengan gerobak. Tak lupa, mereka selalu membawa kompor sehingga sajian minuman ini selalu dipastikan kehangatannya. Bajigur sendiri memang sangat cocok diminum saat cuaca sedang dingin bersama dengan camilan tradisional pisang rebus, kacang rebus, hingga ubi rebus.

2. Bandrek

 Bandrek adalah minuman khas Sunda yang konsumsinya biasanya dimaksudkan untuk menjaga suhu tubuh agar hangat. Seperti Bajigur, bandrek cocok dihidangkan pada cuaca sedang dingin seperti kala musim hujan atau saat Anda berlibur ke Bandung. Bandrek terbuat dari bahan-bahan seperti jahe dan gula merah. Namun, pada wilayah lainnya, variasi Bandrek dapat ditunjukkan dengan tambahan bahan lain seperti merica, telur ayam kampung, hingga serai. Bahan-bahan yang lebih modern seperti susu formula juga biasa ditambahkan. Minuman ini selain dipercaya bisa meningkatkan suhu tubuh, konon juga bisa menyembuhkan beragam jenis penyakit ringan karena efek panasnya tersebut.





3. Es Goyobod

Hasil gambar untuk minuman es goyobod
Es Goyobod adalah minuman yang bahan goyobodnya berasal dari tepung sagu aren yang dibuat sehingga berbentuk seperti agar-agar. Selanjutnya, goyobod dicampur dengan bahan lain seperti alpukat dan dituangkan santan kelapa serta es parutdituangkan santan kelapa serta es parut. Sebagai pemanis, es goyobod biasanya ditambahkan dengan sirup gula dan susu kental.

4. Es Lilin

Hasil gambar untuk minuman es lilin

Es lilin adalah salah satu minuman khas Sunda. Es lilin yang berasal dari budaya masyarakat Sunda ini terbuat dari campuran susu, santan, serta gula. Hingga hari ini, Es Lilin masih banyak digemari dari kalangan tua maupun anak-anak suku Sunda. Apalagi, penyajiannya pun sekarang beragam dengan variasi rasa yang ditambahkan dari stroberi hingga leci.

5. Es Cendol

Gambar terkait
Es Cendol adalah salah satu jenis minuman khas yang biasa ditemukan di masyarakat suku Sunda meski juga jamak ditemui pada suku-suku lainnya di Indonesia. Sebagai contoh, suku Jawa sudah lama mengenal es cendol namun dengan sebutan es dawet. Cendol sendiri sebenarnya berasal dari tepung beras. Cendol kemudian dicampurkan dengan es parut, gula merah, serta santan sehingga begitu rasanya campuran antara manis dan gurih.
 Selain lima minuman khas Sunda yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi jenis minuman khas suku ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Seiring dengan perkembangan zaman, beberapa jenis minuman di atas, memang mulai tergeser dengan produk minuman baru seperti minuman kaleng. Namun, banyak pula pihak-pihak yang mulai menyajikan minuman khas suku ini dengan variasi yang unik. Seperti es lilin yang sekarang sudah muncul dengan variasi yang lebih beraneka dari segi rasanya. Dengan demikian, harapannya minuman khas Sunda pun dapat senantiasa berkembang dan tetap disukai masyarakat banyak.
Read More

Minggu, 05 November 2017

Jajanan Sunda

Di Jawa Barat emang surganya jajanan. Hampir tiap bulannya pasti ada saja jajanan baru. Mulai dari yang berbahan dasar tepung terigu yang suka di pinggiran jalan, hingga makanan berkelas resto. Jajanannya yang bervarian hasil dari kreativitas dari bahan yang biasa ini disukai dari anak SD sampai nenek-nenek.
Selain dari rasanya yang enak, namanya pun suka membuat tergelitik saking uniknya. Ini semua membuat orang pada penasaran ingin coba jajanannya. IDN Times sudah ngumpulin nih, nama-nama jajanan yang mungkin udah tidak asing lagi di telingamu. Uniknya, semua namanya diawali dengan kata 'Ci'. 

1. Cilok
Cilok, makanan yang satu ini mungkin udah gak asing lagi di telinga kalian. Soalnya saat ini cilok udah jadi makanan yang terkenal seantero negeri. Cilok ini merupakan asil kreasi dari para tukang baso ketika harga daging sebagai bahan dasar pembuatan baso mahal pada saat krisis moneter tahun 1997-an.
Cilok merupakan jajanan sederhana yang terbuat dari campuran tepung terigu dengan tepung tapioka. Isian cilok bisa dikreasikan sesuai keinginan si pembuat. Kebanyakan cilok diisi dengan potongan daging sapi, ayam, telur, abon bahkan bumbu pecel.
Harga cilok pun bisa dibilang sangat murah.Satu cilok biasanya dibanderol dengan harga 100 sampai 5.000 rupiah. Murah bangetkan? 
2. Cimol
Cimol juga baru muncul sekitaran tahun 1998. Berbeda dengan cilok yang terbuat dari dua tepung, Cimol hanya terbuat dari tepung tapioka saja. Membuat Cimol sebenarnya cukup mudah, tinggal seduh adonan dengan air panas yang mendidih kemudian diuleni hingga kalis. Air panas inilah yang membuat adonan cimol tidak meledak ketika digoreng.
Kebanyakan Cimol tidak diberi isian seperti halnya Cilok. Cimol pun harganya lebih murah lagi ketimbang cilok. Cimol biasanya dihargai perbungkusnya sekitar 3.000 sampai 5.000 rupiah.




3. Cimplung
Kreasi makan ini udah ada dari zaman dahulu kala, dan makanan ini berbeda nama kalau di jawa dan di tempat lain. Ada juga yang bilang gemblong, ada juga yang bilang ketan goreng. Memang cimplung ini terbuat dari tepung ketan yang adonannya diuleni sampai kalis dengan air panas, kemudian dibentuk bundar-bundar dan diisi dengan kinca alias air gula yang dicairkan. Harga cimplung ini juga gak kalah murahnya hanya sekitar 500-an rupiah aja. 
4. Cipuk
Krupuk yang biasanya teman makan, di tangan orang dulu menjadi jajanan yang cukup unik. Dari bahan sisa alias apkiran krupuk yang remuk cipuk ini dibuat. Biasanya krupuk yang remuk itu dibuang, nah dengan sedikit inovasi kerupuk itu direndam lalu diberi tepung terigu atau tepung tapioka, malah menjadi jajanan yang cukup digemari dipasaran. Harganya yang murah yang hanya sekitar 500-an rupiah, Cipuk makin diminati.  
5. Cilor
Cilor baru muncul belum lama ini. Cilor hadir dari inovasi para pedagang jajanan anak SD yang sering dibilang kalo makanan buatan mereka kurang sehat karena tidak bernutrisi. Berbahan dasar telor ayam, cilor menjadi jajanan yang diburu anak-anak. Malah sekarang bukan hanya anak-anak, pegawai, orang dewasa pun suka dengan cilor ini. 
Harganya juga terjangkau, karena satu buah telur ayam bisa menjadi 5-10 buah cilor. Maka di luaran harganya bervariatif, mulai 500 sampai 1000 rupiah tergantung seberapa banyak telur yang digunakan.  
6. Cipet
Jajanan yang satu ini pasti masih asing ditelinga kalian. Cipet ini hampir lebih mirip dengan batagor, makanan yang sudah pasti kalian kenal. Cipet ini kepanjangan dari "aci ka cepet" ato aci yang terjepit. Unik sih namanya, nama ini terlahir karena melihat bentuknya dimana adonan aci disimpan diantara tahu putih lalu digoreng. Jadi maksudnya adonan acinya kejepit oleh tahu. 
7. Cireng
Cireng sudah ada sejak dulu. Cireng yang dulunya hanya terbuat dari tepung tapiuoka yang diseduh air lalu digoreng. Sekarang sudah banyak sekali inovasinya. Mulai dari cireng cinta, cireng pedas, cireng sayur, cireng isi dan banyak lagi.
Selain varian cirengnya sendiri, inovasi dari sausnya pun beragam. Ada yang dari air gula ditambah cuka, ya mirip kuah pempek palembang, sampai berkuah pecel dan saus. Gak kalah dengan jajanan yang lainnya juga, cireng ini murah kok sekitaran 200 rupiah per 3 biji. 
8. Cipeng
Jajanan ini merupakan inovasi dari para penjual cireng yang dagangannya kurang laku. Takut rugi karena tidak habis dalam sehari. Mereka membuat cireng kemudian di pipihkan lalu digoreng sampai kering. Ini membuat cipeng tahan lama beda dengan kakaknya si cireng. Biasanya suka ada cipeng yang sudah di bungkus dan dijual di pasar. Harganya pasti lebih murah dari cireng. 
9. Cibay
Jajanan yang bernama cibay ini unik sekali. Cibay terbuat dari kulit lumpia yang diisi adonan tepung tapioka, lalu digoreng ini memiliki sensasi yang berbeda saat memakannya. Adonan aci atau tapioka yang keluar ketika digigit itu memanjang, kayak mozarela.
Karena bentuknya ini, makanya jajanan ini disebut cibay alias "ngagebay" atau melambai kenyal. Dijamin unik dengan harga irit, seribua aja bisa dapet dua biji. 
10. Cimin
Jajanan yang terakhir ini juga masih baru dan lagi-lagi harganya kurang dari 1.000 rupiah, namnya cimin. Cimin itu dibuat dari tepung tapioka yang dibentuk kotak-kotak kecil mirip cimol lalu di goreng dengan telur dan dibentuk dalam wadah-wadah kecil kaya cetakan.
Namun ada juga pedagang yang membuat cimin itu langsung aja telur dicampur dengan tepung tapioka lalu di goreng dalam cetakan. Bener-bener bahan dasar yang sama namun dengan sedikt inovasi menjadikan jajanan ini beda bentuk dan berbeda nama. Salut deh sama para pedagannya!
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

Meine Schule

Meine Schule
SMPN 1 Panumbangan

Blogger templates

Blogroll

Popular Posts